Ilmu Nahwu- Setelah kemarin kita telah belajar mengenai pembagian fi'il (kata kerja) beserta tanda-tandanya, pada artikel ini kita akan belajar mengenai isim (kata benda). Supaya memudahkan kalian dalam belajar bahasa Arab, penulis akan mencoba menjelaskan materi tersebut dengan sederhana dan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Isim secara bahasa memiliki arti nama. Jadi segala sesuatu yang memiliki nama pasti adalah isim. Baik itu nama orang, nama hewan, nama tumbuhan, nama kota, nama benda dan lainnya, serta yang terlihat maupun tidak terlihat. Sedangkan menurut ulama nahwu, isim adalah
كَلِمةٌ دَلَّتْ على معنى فِي نفْسِها وَلَمْ تَقْترنْ بِزَمنٍ
"Kata yang mengandung sebuah makna pada dirinya dan tidak berkaitan dengan waktu"
Isim merupakan salah satu materi dasar dalam ilmu Nahwu. Untuk memahami hubungan antara Isim, Fi'il, dan pembahasan tata bahasa Arab secara lebih luas, kamu juga dapat membaca Ilmu Nahwu dan Sharaf.
Sebelum memahami pembagian kata dalam bahasa Arab, kamu juga dapat mempelajari Pengertian Kalam dalam Ilmu Nahwu sebagai dasar untuk memahami pembahasan Nahwu selanjutnya.
Dari definisi di atas, kita bisa mengetahui bahwa isim merupakan lawan dari fi'il dari sisi keterkaitannya dengan waktu. Jadi semua kata yang memiliki kandungan makna yang tidak terkait dengan waktu (telah, sedang, akan datang), maka kata tersebut termasuk isim.
Perhatikan contoh tabel berikut ini:

A. Tanda-tanda isim
Isim memiliki banyak tanda, dan sebagin tanda isim yang mudah di kenali adalah...
1. Dilekati alif lam (ال)
Semua kata dalam bahasa Arab yang dilekati oleh alif lam (ال) merupakan isim.
Contohnya:
• القُرْءانُ
• الكِتَابُ
2. Bertanwin
Semua kata dalam bahasa Arab yang berharakat tanwin, baik dhammatain, fathatain, maupun kasrahtain merupakan isim.
Contohnya:
• بَابٌ
• قَلَمٌ
3. Bertemu dengan huruf jar
Bila suatu kata di dahului oleh huruf jar, maka kata tersebut adalah isim. Di antara huruf jar adalah مِنْ dan إِلَى. Untuk mengetahui lebih banyak tentang jenis dan penggunaan huruf jar, kamu dapat membaca artikel Mengenal Huruf Jar dalam Bahasa Arab.
Contohnya:
أَذْهَبُ إلى المسجِدِ
(Aku pergi ke masjid)
Bagi pemula setidaknya harus memahami pembagian isim sebagai berikut:
1. Isim berdasarkan jumlah (mufrad, tastniyah, jamak).
2. Isim berdasarkan jenis (mudzakkar dan muannats).
3. Isim ditinjau dari keumuman dan kekhususan (Ma'rifat dan Nakirah).
4. Munsharif dan ghairu munsharif
5. Isim ditinjau dari perubahan akhir kata (mu'rab dan mabniy).
Agar memudahkan kalian dalam belajar, kelima pembagian isim tersebut akan di bahas pada artikel selanjutnya.
Demikianlah artikel mengenai pengertian isim dan tanda-tandanya. Semoga bermanfaat dan membantu kalian dalam belajar bahasa Arab.
Baca juga:
Aplikasi Android Terbaik untuk Belajar Bahasa Arab
Posting Komentar untuk "Mengenal Isim dan Tanda-Tandanya"
Kritik dan Saran yang membangun sangat kami butuhkan